Keramaian yang Sepi


Rasa ini aku tidak tahu harus berimajinasinya. Entah itu sebuah kesenangan atau sesuatu yang hendak ditinggalkan buru-buru. Terkadang aku melihat senyuman teman-temanku dengan hal yang sudah biasa. Terkadang pula aku merasa hal ini sudah menjadi kejenuhan..
Kawan, mungkin belakangan aku terlihat aneh, atau mungkin anggapan kalian aku belum sadar dari alam imajinasi.
Bersama kalian aku bahagia, itu sebuah kejujuran, dan kejenuhan ini juga sebuah kejujuran. Yang kubutuhkan sekarang mungkin menghilangkan semua memori ini sejenak, dan aku ingin kembali ke memori pelukan ibu. 
Mungkin kalian tidak merasakannya, tapi aku merasakan kehampaan dalam setiap canda tawa kita.
Segala cara telah kita lakukan, duduk dengan kumpulan asap dan cairan hitam kecoklatan. Atau dengan canda tawa dalam kegaringan, atau dengan alunan lagu bak penyanyi papan atas. Tapi aku masih merasa hampa. Entah kenapa aku masih merasa kesepian dalam keramaian ini. Mungkin suatu saat aku sadar bahwa aku belum cukup bersyukur.
Atau antara sadar dan tidak, 
Sekarang aku adalah orang yang ingin mundur.

DBMS, 2016
Previous
Next Post »