Tentang Belajar

          Belajar adalah menemukan apa yang sudah anda ketahui.
          Melakukan adalah memeragakan bahwa anda mengetahuinya.
          Mengajar adalah mengingatkan bahwa orang lain mengetahuinya sebaik anda.
          Anda adalah pelajar, pelaku dan guru.
Richard Bach

Membangun masa depanku
Berawal dari sebuah keinginan yang kuat untuk menantang masa depan demi sebuah harapan. Harapan itu tak lain dan tak bukan ialah masa pendidikan yang layak. Karena kupikir pendidikan adalah nomor satu. Bukan hal yang lain.
Saat itu aku duduk di bangku SMP. Punya cita-cita besar. Berawal dari mendambakan SMA Unggulan, terkadang celoteh hati mengatakan, mana mungkin!. Tapi alhasil ada beasiswa yang ditawarkan untukku. Dengan syarat utama merekrut siswa-siswi yang berprestasi namun mempunyai ekonomi yang lemah. Itulah misi dari yayasan pemberi beasiswa itu. Yang disebut SMA Unggulan CT Foundation. Mereka ingin menjadikan siswa-siswinya sebagai agent of change bagi mereka sendiri , keluarga dan bangsa Indonesia.
Akhirnya setelah banyak tes yang aku lalui, aku akhirnya diterima. Horee....

Kehidupan Asrama SMA
Kehidupan yang tak pernah kubayangkan. Sekolah dimana aku duduk di bangku SMA adalah boarding school (sekolah berasrama).
Awalnya khawatir tidak bisa mengikuti kehidupan asrama. Semua itu awalnya menyiksaku. Bagaiman mungkin, seorang Risnan yang awalnya hidup tanpa aturan yang tegas harus menerima itu semua. Bagai menerima segudang PR.
Tapi take it easy. Ternyata semua hal yang menjadi momok bagiku dengan mudah aku lalui. Aku mendapat teman-teman yang baik. Kami semua menerima satu sama lain dengan latar yang sama.
Ternyata, hidup berasrama itu indah. Banyak hal yang kami lalui bersama. Aku sendiri merasakan kedisiplinan itu ada pada diriku. Kalau mau dibandingkan, dahulu aku jarang shalat, paling hanya shalat maghrib. Tapi sekarang pelan-pelan aku mulai merasakan kalau shalat itu merupakan kebutuhan dan sebagai media bercumbu dengan Tuhan. Hal yang lain, dulu itu aku hanya makan dua kali sehari. Waktu siang dan malam saja. Maklumlah, aku tak punya ibu. Jadi aku harus mengurus semua hal. Berbeda dengan di sini, kami mendapat lauk yang enak. Makan tiga kali sehari ditambah lagi dengan buah setiap hari jumat siangnya. Banyak lagi fasilitas dan kegiatan asrama lain yang menarik.

Kegiatan sekolah
Waduh, untuk yang satu ini, hanya ada satu di dunia. Saya bisa garansi itu, nggak ada deh semua pelayanan di sekolah lain. Beneran.
Aku merasakan hal yang menantang dalam hidupku di sini. Di SMA Unggulan CT Foundation tercinta. Semua sistem kami coba satu persatu. Demi mencari sistem yang terbaik. Maklumlah angkatan pertama. Pahit manis pasti terpaksa kami rasakan lebih dulu. Selaku abang dan kakak kelas bagi adik-adik kami selanjutnya.
Salah satu sistem yang kami terapkan yaitu BCT. BCT adalah singkatan dari base class time. kegiatan ini digunakan siswa untuk curhat bersama guru-gurunya. Misalkan jika aku punya masalah, bisa didiskusikan di BCT. Sehingga nantinya bisa mencapai solusi yang diinginkan. Satu hal lain yang aku banggakan dari sekolahku adalah, kami semua diajarkan untuk berbuat jujur dalam segala hal. Hal apapun itu, mulai dari ulangan harian, perilaku sehari-hari, sampai Ujian Nasional pun kami lakukan dengan jujur. Sekolah ini memang sekolah dambaan bagiku. Takkan aku temukan semua hal ini diluar nanti selepas masa SMA. Nah, sekarang aku berada di puncak SMA. hampir semua episode kami lalui. Kini kami akan melalui episode yang baru. Yang tentunya lebih menantang di luar sana. Aku berharap, kami Angsa akan mampu beradaptasi di luar sana. Kalau banyak hal yang orang lain mengambil kesan pelajaran dari Angsa, kenapa tidak kami (Angsa) banyak mengambil hal dari kami sendiri. Untuk aku sendiri, episode belum berakhir. Akan ada season yang baru dan aku harus mampu menatap lebih tajam lagi masa depan dan cita-citaku. Terima kasih untuk SMA Unggulan CT Foundatin berikut jajarannya. Kami adalah kalian yang dulu dan kalian adalah kami yang sekarang. Kami dan kalian adalah sama. Sama-sama pelajar, pelaku dan guru bagi hidup kita. Salam sukses! 

MRis, Deli Serdang, 2013
Previous
Next Post »