Berawal
dari pembagian raport tengah semester. Berharap mendapatkan hasil yang terbaik
tetapi kenyataannya tidak sesuai dengan yang diharapkan, bahkan hasilnya tidak
menunjukkan adanya kemajuan melainkan keterpurukan. Mengingat dan menyadari
bahwa usaha yang telah dilakukan tidak menunjukkan adanya kesungguhan dan tidak
maksimal, maka hasil yang diperoleh tidak begitu baik, menyadari itu semua
merupakan kesalahan yang ada pada diri sendiri. Hanya penyesalanlah yang ada di
dalam diri.
Rasa
sedih dan tertekan pasti ada di dalam diri, rasa menyesal yang terus dirasakan,
aku mencoba luapkan semua emosi itu dengan berbagai macam cara. Mengingat masih
banyaknya tujuan, cita-cita dan impian yang belum diwujudkan, akhirnya aku
tersadar, harus mencoba untuk terus berlari dari keterpurukan tersebut dan
meninggalkannya, menjadikan itu semua sebagai dokumen yang tersimpan di memori
diri yang suatu saat akan aku butuhkan sebagai pelajaran untuk menapaki
kehidupanku di kemudian hari. Bersyukur karena adanya banyak teman dan guru
yang dapat dijadikan sebagai motivator di hidupku. Walaupun tidak mempengaruhi
seluruh dari apapun di kehidupanku tapi setidaknya akan mempengaruhi sebagian
dari kehidupanku. Dan karena sangat pedulinya, mereka tidak menginginkan
keterpurukan itu datang kembali kepadaku, mereka mengadakan sebuah evaluasi
yang berkaitan dengan hasil belajar siswa selama satu semester. Dan ada dari
beberapa siswa yang akan ditanyakan sebab mengapa mereka bisa kehilangan
semangat belajar dan terjadi penurunan prestasi mereka. Salah satu dari siswa yang
mengalami keterpurukan itu adalah aku. Aku dikumpulkan bersama teman-teman yang
mengalami hal yang sama dengan diriku.
Perkumpulan
itu berisikan banyak kalimat motivasi yang bertujuan untuk mengobarkan semangat
belajar kami kembali. Mereka menanyakan target-target kami kedepannya. Tak
hanya itu, tapi acara itu di hiasi dengan tangis dari beberapa siswa yang ada
di tempat acara pada saat itu. Air mata itu menandakan adanya rasa penyesalan
dan berbagai tuntutan yang sudah di targetkan kepada kami. Awalnya berpikir
bahwa itu semua sulit untuk digapai, tetapi karena adanya motivasi-motivasi
yang selalu singgah sejenak di pikiranku, membuatku tetap terus semangat
menghadapi segalanya. Dan akhirnya di setiap kemalasan dan timbulnya mood yang
kurang baik, akan hilang seketika karena mengingat kata-kata motivasi yang
pernah diucapkan oleh salah satu guru yang sangat inspiratif. Dikarenakan
kejadian itu, guru tersebut selalu menginspirasikan berbagai hal di dalam
kehidupanku. Sampai saat ini, beliau akan menjadi guru terbaik yang pernah aku
temui.
Terbukti,
dengan mengingat hal itu selalu, semangat dan tekadku akan terus berkobar.
Hasil belajarku pun kini mulai membaik dan target yang sudah aku jadikan acuan
sudah terlewati bahkan sangat melebihi target tersebut. Menjauhkanku dari kata
kegagalan dan keputusasaan. Sejak itu, aku percaya bahwa sebuah motivasi dapat
mengubah jalan kehidupan seseorang agar menjadikan orang tersebut menjadi lebih
baik dan dapat dijadikan acuan untuk menjalani kehidupan ini.
DAR, Deli Serdang, 2012
Sign up here with your email
ConversionConversion EmoticonEmoticon