Untuk Adikku Sayang

Dear adikku,
Hai Dik, apa kabar...??? Aku harap adikku dalam keadaan sehat selalu. Mungkin adikku bingung, dan akan berpikir panjang untuk membuka memori tentangku. Yah...karena aku sudah lama meninggalkan tempat ini. Jadi kenalkan aku salah satu dari ANGSA, pembuka memori tempat yang kalian tinggali sekarang. Tak banyak yang bisa aku tinggalkan untuk kalian. Tapi, biarkan aku berbagi hal yang kalian bisa renungkan dan syukuri. Siapa sangka.....??? ini akan berguna. Siapa sangka tempat yang pernah kamu tidak harapkan menjadi bagian bahkan awal dari kehidupan yang punya makna hebat. Siapa sangka tempat yang ingin kamu jauhi membuat kamu mendapatkan hal-hal yang tidak pernah kamu rencanakan? Dan itu semua terjadi, Dik. Yah…..aku...! Aku tak pernah tahu bahwa tempat  yang aku tak pernah harapkan, aku jauhi, dan aku remehkan menjadikanku menyadari, aku nyata, aku mampu, aku siapa, dan aku BISA….!!!
Dik, aku belajar memahami sebuah keinginan di sini, di tempat ini. Terilhami dari kata-kata “Apa yang kamu pikir baik untukmu dan itu keinginanmu, belum tentu baik bagi-Nya, Tuhan lebih tahu apa yang terbaik untukmu”.Aku sadar, itu benar. Awalnya aku berpikir ini adalah tempat yang sama dengan tempat sebelumnya. Jahatnya lagi, aku berpikir ini akan menjadi tempat yang hanya akan menjadi bualan mimpi-mimpi dan harapan saja.  Aku juga berpikir aku akan terkurung di tempat ini tanpa mengenal dunia luar, aku akan bertemu manusia yang biasa-biasa saja sama seperti yang aku jalani dulu. Namun, aku salah besar….!!! Tempat ini tidak sama dengan tempat sebelumnya. Tempat ini nyata bukan berbekal maya. Tempat ini mengenalkan ku pada dunia luar tanpa aku harus mengenalkan diri. Dan tempat ini mempertemukanku dengan manusia-manusia hebat, berpikir cerdas, berhati mulia, dan dapat diandalkan. Yah.....tempat ini indah, mengajariku memahami hal-hal seabstrak apapun itu.
Aku belajar arti jalan kehidupan di tempat ini, Dik. Kamu pasti sudah merasakannya sekarang, bagaimana hebatnya tempat ini. Aku, kakakmu ini belajar lebih dewasa di sini, menjadi diri yang mandiri, mencari jati diri, menjadi pribadi yang memahami diri sendiri dan orang lain. Aku juga belajar tentang kekeluargaan, kebersamaan yang kamu tidak akan pernah dapatkan di luar,kekompakan yang kokoh, di sini. Aku bisa berikatan secara hati dengan orang-orang yang sangat baik, pengertian, ada kapanpun aku butuh, setia, memahamiku, mengayomiku. Dan bahkan sekarang kusangat merindukan mereka, sangat rindu……!!! Jika aku bertemu mereka aku ingin memeluk mereka, dan mengucapkan terimakasih pada mereka karena mereka sudah mau menjad i teman-temanku, mengerti aku, mau menjadi abang kakakku, bagian dari hidupku, karena kami adalah 51 ANGSA hebat. Hmm….ingin rasanya aku menjerit,” ANGSA…..Aku rindu kalian….!!!”.
Dik, di sini aku bisa bertemu orang-orang dewasa yang berjiwa sosial tinggi, yang tak hanya mementingkan materi, tapi juga memikirkan hal-hal disekelilingnya. Mereka adalah  orang-orang yang membantu kita di sini, Dik. Terima kasihku pada mereka. Aku menyebut mereka malaikat. Di sini, aku juga bisa menemukan tempat yang nyaman. Aku bisa mencurahkan isi hatiku baik senang maupun sedih dan selalu menjadi pendengar yang bijaksana, memberikanku nasihat-nasihat berguna yang membuatku tahu bagaimana aku harus bersikap,  memarahiku saat aku berbuat salah sehingga aku bisa mengintropeksi diriku. Aku sangat menyayangi dan menghormati mereka, bagi ku mereka adalah orang tuaku, keluarga keduaku, dan juga yang memberiku ilmu. Hmm....ingin menangis mengingat semua ini Dik. Tempat ini sangat luar biasa, aku tidak pernah merasakan kebersamaan yang begitu hebatnya selain di sini, di tempat ini. Menangis bersama, tertawa bersama, bercerita lucu, berasyik ria.
Dik, tidak pernah terkonsep dalam rencana  hidupku untuk menginjakkan kaki di pulau Jawa, walaupun hanya semenit. Tapi,  tempat ini telah membawaku mengudara ke sana bahkan lebih dari satu kali. Tak pernah tertanam dalam memori alam bawah sadarku bisa keluar dari gugusan kepulauan Indonesia, bagiku mengaguminya dari jauh itu sudah sangat nyata.Namun, tempat ini juga sudah membawaku mengunjungi negeri ginseng, Korea Selatan. Aku sampai bingung, tempat ini tiada habis hebatnya. Yah…aku sangat bersyukur Dik, keegoisanku untuk menjauhi tempat ini berbalik, dan aku bisa di tempat ini.
Dik, sedih rasanya harus berpisah dari tempat ini. Sulit untuk menemukan tempat seperti ini, tapi inilah tujuan adik dan akukan…? menjadi orang yang terus maju dan tidak terus bergantung saja. Dik, aku merasa beruntung pernah menjadi bagian dari tempat ini. Aku merasa bahagia menjadi salah satu dari orang-orang hebat dari tempati ni yang aku tahu telah merintis kesuksesan masing-masing. Bagiku ini adalah anugrah yang indah dari Allah yang Maha Esa. Apa adik juga merasa seperti itu…??? Aku yakin pasti iyakan?. Adik pasti merasa bangga bisa hadir di tempat ini. Di tempat ini adik bisa menemukan semuanya. Tapi, adik harus belajar ya! Adik juga harus berusaha, bisa memanfaatkan semua hal yang telah di berikan dengan baik, dan mengharumkan nama tempat ini ya. Aku yakin adik pasti bisa, karena adik adalah orang-orang hebat yang telah terpilih, iyakan…?
Adik, kamu pasti tahu nama tempat ini kan...??? Ya...tempat indah ini bernama SMA Unggulan CT Foundation, sekolahku sekaligus rumahku. Di sinilah semua jalan hidup itu mulai  bermakna hebat bagiku. Tempat inilah yang membuatku bisa menceritakan ini semua padamu, Dik. Membangun semua berawal dari mimpi, dan kata “BISA...!!!”. Adik, sampaikan salamku pada semua orang-orang hebat di tempat ini ya, katakan kalian adalah permata yang harus terus bernilai. Katakan juga pada para pendidik hebat kita, aku, kami, ANGSA mengucapkan terima kasih atas semua jerih payah mereka. Doakan kami selalu sukses ya. Ingat pesanku, dan ku harap kita bisa bertemu. Oh ya...ini ceritaku, aku tunggu ceritamu ya,Dik..... Jangan pernah lupa mantra kita ya. CTF.....BISA!!!!
Aku sayang tempat ini,
Aku sayang kalian...
Selamat berjuang...

                                                                                                            Salam Sayang


PJas, Deli Serdang, 2013
Previous
Next Post »