Ulangan Harian

“Semangat akan membangkitkan kerja otak, yang awalnya tidak bekerja dengan cepat.”

Selama aku berada di SMA Unggulan CT Foundation tak terhitung lagi kertas yang telah berisi tinta coretan nilai merah yang tidak melampaui standar kelulusan.
Mendel adalah tempat aku mengemban pertama kali aku belajar di CT Foundation. Hari ini adalah hari ulangan harian yang diadakan oleh guru Fisika. Bapak Ricky Prayogi. Berbadan berisi dan sangat kekar. Kita sebut saja one pack, biasanya six pack. Nah ini karena melampaui batas jadi one pack. Guru tiba di kelas. Seperti biasa setiap guru masuk dan hendak keluar kelas pasti di tes dulu yel-yelnya. Dan saatnya, ketika Pak Ricky bilang” Mendel”. Kami menjawab dengan suara mengalun-alun sempoyongan tak bertenaga, menandakan seakan bumi jatuh tersungkur. Disitu ekspresi Pak Ricky sedikit berubah, ya dapat dikatakan aneh sih. Dan dicoba berulang ulang sampai tiga kali, dan akhirnya aku bersama empat orang temanku yang lain tetap saja dalam kegalauan yang kacau.
Raut Pak Ricky makin bersemi menguncup  letup. “ yang lain boleh duduk, Isan,Rahma, Hamna, Sofyan,dan… tetap berdiri”. “Waduh” biduku berkata. Ditanya oleh Pak Ricky, kenapa kalian tidak menjawab yel-yel, “Apa kalian belum siap ulangan hari ini? “ kami menjawab suara lesu “ya pak”. Pak Ricky diam sejenak dan membuat tindakan,” kalian tunggu Bapak diluar kelas. Yang lain letakkan buku kalian di bawah kursi". Hati meletup-letup takut. Sekitar sepuluh menit kemudian Pak Ricky keluar dari kelas. Kami hanya menundukan kepala dan bersandar pasrah disamping loker. Tiba-tiba Pak Ricky menanyakan “ kalian mau ujian juga?". Langsung menjawab tanpa pikir panjang, “ya pak” .“Terus kenapa kalian tidak maumenjawab yel-yel yang bapak berikan ? apa kalian sudah benci bapak?”. “Ngak pak?” Dan Pak Ricky langsung pergi keruang guru, “pak–pak” kami memanggil Pak Ricky sambil sebagian orang menitihkan air mata.
Tidak lama kemudian Pak Ricky kembali dari ruang guru dan sambil bertanya tegas” kalian mau ulangan gak”. “Mau pak ....”."Masuk!" Dan setelah masuk hatiku merasa bersalah total dan beranggapan gara-gara yel-yel aku tidak boleh ikut ulangan.  Raut Pak Ricky tak ada senyum lagi dalam pipi tembamnya dari awal masuk sampai usai.  Setelah  setengah perjalanan,  Pak Ricky berkata” yang keluar tadi lembar jawabannya diberi tanda cemberut”. Waduh, mulutku cemberut juga.  Setelah usai, Pak Ricky mengambil hasil kerjaku.
Beberapa hari kemudian saat Pak Ricky tepat diumurnya yang berumur 26 tahun,  sengaja kami memberikan sedikii kejutan. Kami maunya kami cuek saat  Pak Ricky masuk kelas, tapi…. itu tidak memungkinkan karena kelas Einstein telah membuat Pak Ricky marah. Jadi ketika Pak Ricky masuk langsung tar sederhana terpampang angka 26 dan lilin bercobar api santai diatasnya.  Dan nyanyian cempreng dari kami semua ” happy b’day to you 2X……..”

Dan setelah Pak Ricky melihat, Pak Ricky langsung tak bisa berkata apa-apa sambil diam sejenak ya sambil terharu. Langsung melangkah ke meja guru.  Setelah selesai menyayikan lagu selamat ulang tahun, Pak Ricky langsung berteima kasih kepada kami karena telah ingat hari ulang tahunnya. Dan salah satu diantara kami saat ulangan fisika di keluarkan dari kelas mengatakan. "Pak, saya mewakili teman-teman saya minta maaf, khususnya kami yang tidak semangat saat menjawap yel-yel Bapak". Sambil menitih kan air mata. Pak ricky pun menjawab,” ya sebelum kalian minta maaf Bapak sudah maafkan, dan bapak mau bilang, sebenarnya bapak nyesal saat bapak ngeluarkan kalian saat pelajaran bapak. Kalian tahu, saat bapak keluar dari kelas dan bapak nanya kalian mau masuk kelas, dan kalian menjawab ya, namun bapak langsung ke ruang guru sambil menangis. Kalian itu anak bapak nak, Bapak ngak kuat saat bapak ngeluarkan kalian. Disitu perasanku sangat sedih". gagap menyertai mulut pak Ricky sambil gemetar. Dalam hatiku berkata. “Kok bisa bapak berkata seperti itu?”. Dan Pak Ricky bilang "sebenarnya yel-yel kalian itu tidak bermasalah, bapak hanya takut kalau kalian tidak semangat untuk memulai ulangan nanti akan berpengaruh pada konsentrasi kalian dan hasil yang telah kalian dapat tidak maksimal". Ya Allah kok bisa bapak itu bilang seperti itu, kalau saja bapak bilang dari awal jadi aku akan semangat menjawab yel-yel dari bapak walaupun tidak maksimal persiapan ulanganku. Terimakasih Pak dan saya sekali lagi minta maaf. 

Sus, Deli Serdang, 2010
Previous
Next Post »