Bedanya Aku dengan Mereka

Bermula dari seleksi yang diadakan di sekolahku. Nilai sains, jiwa kewirausahaan  dan kemampuan berbahasa inggris yang merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi. Nilai sainsku tergolong baik, kemampuan bahasa inggrisku juga baik meskipun tak sebaik beberapa temanku yang lain dan untuk jiwa kewirausahaan aku tak begitu yakin karena aku sendiri sedang mebentuk jiwa itu dengan baik. Tapi meskipun dengan kualifikasi itu aku yakin aku bisa mengikuti seleksi ini, ASEC 2011 di Jakarta.
Seleksi ini sebenarnya tidak serumit seleksi pada umumnya. Seleksi ini hanya dari pilihan guru-guru bersangkutan.
Tiba saatnya pengumuman. Kami berkumpul di student center hall bersama guru-guru. Dan siapa yang akan terpilih nantinya akan disebutkan satu persatu. Setiap kali disebutkan akan disebutkan aku selalu berharap itu adalah namaku. Tapi hingga akhir, aku tak kunjung disebut. Untuk beberapa saat aku terdiam dalam kekecewaan. Dengan susah payah aku menahan agar airmataku tak jatuh.
Sebenarnya, aku sudah banyak membaca cerita, atau mendengar cerita tentang kegagalan yang pernah dialami orang-orang hebat. Dan apa yang mereka rasakan kini aku rasakan. Ya bermula dari kegagalan dan disusul dengan kegagalan-kegagalan lainnya. Begitu juga kau, setelah kegagalan itu aku gagal ke India untuk mengikuti Apho, gagal dalam seleksi ASC ke Korea Selatan dan kegagalan pergi ke Bali untuk mengikuti Palm Oil Conference.
Meski begitu berulang kali aku dapat belajar dari hal itu. Seperti kisah kesuksesan lainnya bahwa “Kegagalan adalah awal dari kesuksesan” dan aku percaya itu. Bagiku semua kegagalan itu juga proses pendewasaan diri. Aku belajar untuk kuat, belajar untuk tawakkal, belajar sabar, usaha lebih keras dan tidak menjadi orang yang sombong, yang hanya berusaha tanpa mengharapkan bantuan Allah dengan berdoa.

Ya... kita semua tahu “Diatas Langit masih ada langit” dan yang terpenting adalah banyak hal yang bisa kita ambil hikmahnya dari satu kegagalan karena terkadang kita lupa untuk mengambil hikmah dan pelajaran dari setiap peristiwa yang terjadi.

NFad, Deli Serdang, 2013
Previous
Next Post »