Surat 8

Dalam kasus klise cinta-mencintai. Ketetapan permanennya adalah anda memberi karena anda mengharap diberi kembali. Seikhlas apapun cinta yang anda akui. Sakit dan patah hati tetaplah terjadi.
Lalu jika pertanyaannya adalah dimana letak ketulusannya?
Maka, bagi saya letak ketulusannya adalah saat anda diam membiarkan. Tak berkata apa-apa. Mengizinkan dan membiarkan hati anda tergerogoti.
Ketulusannya berwujud pada ikhlas untuk mendewasakan diri

CANTIGI
Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
Sifa Giarno
AUTHOR
12 Desember 2016 pukul 07.39 delete

izin ku kutip ya. someday

Reply
avatar
YH Harahap
AUTHOR
18 Desember 2016 pukul 09.01 delete Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar