Sajak 4

Mengais, dalam gelap
Mencari secucuk harapan
Yang hanya fatamorgana penyambung hidup
Menikmati tangis dan menangisi nikmat
Dusta yang selaras pada tatanan hidup yang sekasta tikus tanah
Membuta siang, bersembunyi dari tatap nyinyir dan ribut cibir
Sang penyihir empu malam, tersisih norma
Ketakutan
Menghindar pijak
Menguak kerak
Tak terbantahkan nasibnya

CANTIGI
Previous
Next Post »